Note 5

Note 5

(12 Agustus 2014, 04.36 am)
Pembahasan Mengenai Cinta Part 2

Ketika menulis ini, Eg baru saja membangunkan Aniv utk shalat Shubuh.

Dan note kali ini eg buat khusus dipersembahkan utknya.

Cinta. Kali ini melanjutkan pembahasan mengenai cinta part 2.

Sebelumnya ku pernah mengatakan bahwa ku lebih meyakini untuk biarkan cinta yang menemukan kita dan mempertemukan kita. Seperti terjadi kali ini. Seakan cinta kembali pulang dari penjelajahannya. Cinta yang selama ini dicari, dinanti, ternyata sudah ada pada awalnya.

Eg adalah seorang yang sangat mempercayai akan adanya cinta sejati. Kamu yang merupakan cinta pertamaku, ku harapkan juga berikut cinta terakhirku dan merupakan cinta sejatiku. Ammiiiiiinnnnn yaa Rabbal alamiiinnn.

Seiring berjalannya waktu, seharusnya kita telah menyadari ini. Kerap kita dipisahkan, dan kemudian di pertemukan. Dan begitu seterusnya sampai 3 kali, dan ini yang ketiga kalinya. Sebenarnya dahulu eg pernah membuat keyakinan bahwa suatu saat kamu pasti kembali. Keyakinan ini sampai ku tuliskan dalam catatan di FB lama. Sayang FB nya sudah wafat. L kalau masih ada mungkin ku bisa membuktikannya padamu. Tapi diluar itu semua, yang terpenting adalah saat ini. Kamu benar-benar telah kembali, disertai dengan tujuan yang lebih dan terlebih baik.

Kamu, terkadang suatu hal yang lucu jika kamu cemburu. Sepertinya kamu lupa bagaimana kadar kesetiaan Eg. Tanpa dikata, seperti dulu, tidak perduli begitu banyak pria yang bersliweran di hadapan tapi yang Eg fikirkan, yang Eg rasakan keberadaannya, yang buat Eg senang, dan yang Eg harap selalu ada disampingku, ya hanya 1. Eg bukan tipe orang yang mampu mencintai banyak pria dalam satu waktu sekaligus. Jika Eg telah memilih, maka Eg hanya akan mencintai orang itu, bagaimanapun kamu, dan bahkan membuatmu agar tak bosan denganku dengan caraku.๐Ÿ˜€ contohnya, ingat tidak, dulu saat SMA, Eg buat surat utkmu, entah bisa dikatakan surat cinta apa surat curhat itu yah, tepatnya sebelum aku berangkat untuk kemping, padahal bisa aja Eg menyampaikan secara langsung dan lagipula pada saat itu kita udah pacaran sekitar 2 tahun. ckckckckckck. Eg harap kamu tak lupa bagaimana cara Eg mencintaimu. Terlebih saat ini. Dengan posisi kita yang sudah dewasa bukan anak-anak lagi. Tujuan pun sudah jelas. So, alhamdulillah yah sesuatu. Xixixxixi

Seperti dulu, kamu pun ada dengan posisi ganda. Selain kekasih, tmn cerita, berikut pula sandaran saat Eg menangis. Untuk itu, terima kasih Aniv, karna telah ada.

Disadari ataupun tidak, jalan hidup memang sudah seharusnya seperti ini. Dipisahkan kemudian dipertemukan lagi. Dulu, jarak menjadi masalah utama, kini jarak sejauh apapun sepertinya bukan menjadi masalah.

Rasanya pembicaraan part 1 kemarin aku begitu banyak bertanya โ€œapa…..?โ€ .

Dari awal kita sudah cocok, mulai dari kepribadian, cara menghadapi masing-masing, cara mengatasi masalah, saling menjadi tempat sandaran, dan bahkan feeling atau lebih tepatnya intuisi ku mengenaimu selalu kuat sejak awal. Untuk itu, kini ku telah menjawab sendiri atas pertanyaanku sendiri pada pembicaraan part 1.

Aniv, seperti yang kamu ketahui, cukup banyak orang yang mendukung kita dan bahkan mendoakan kita. Ku harap itu memang akan menjadi doa yang baik akan kita. Aaaammmmmmmmiiiiiiiinnnnnnn.

Tidak banyak yang Eg tuliskan. Eg serahkan pada Yang Maha Kuasa akan perjalanan cinta kita kali ini. Eg harap Allah meridhai sampai akhir dan menetapkan hatimu dan hatiku untuk hanya satu sama lain.

Terima kasih ya Allah karena telah mempertemukan kita kembali dengan cinta, pada saat yang tepat.๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: